Minggu, 12 Januari 2020

Perhatikan Faktor Risiko Dan Penyebab Umum Pada Pasien Sklerosis Multipel!

sklerosis multipel
sumber gambar: deherba.com


Pada dasarnya penyebab umum sklerosis multipel belum diketahui seperti penyakit autoimun lainnya. Namun perlu anda tahu bahwa mekanisme terjadinya penyakit ini ialah karena adanya kesalahan sistem kekebalan tubuh. Akan tetapi terdapat beberapa faktor lain menurut laman sehatq.com yang mengakibatkan seseorang menjadi lebih rentan terkena sklerosis multipel (MS), yaitu:

1. Memiliki riwayat keluarga yang menderita MS
2. Merokok
3. Mengalami infeksi, khususnya infeksi virus Epstein-Barr
4. Berusia antara 20 – 40 tahun
5. Mengalami penyakit autoimun lainnya
6. Kekurangan asupan vitamin D, terlebih pada pasien yang kekurangan paparan sonar matahari atau tinggal pada negara yang tidak cukup menerima cahaya matahari.
7. Banyak dialami oleh perempuan yang mana peluangnya mencapai 2 – 3 lipat dari laki-laki.
8. Umumnya diderita oleh orang berkulit putih, terlebih pada bagian benua Eropa.

Sehubung dengan penyebab umum sklerosis multipel, banyak ahli yang menyatakan bahwa munculnya myeloma bersumber dari sel plasma sumsum tulang yang telah mengalami kerusakan. Adanya kerusakan tersebut diakibatkan adanya DNA yang bermutasi dengan sel-sel plasma. DNA itu sendiri memiliki peran dalam menginstruksikan bagaimana sel berkembang dan bereplikasi. Ketika sel plasma rusak maka perkembangannya tidak akan terkendali yang mana berdampak pada adanya penumpukan produksi sel-sel yang sehat. Akibatnya berdampak pada produksi sel darah putih dan sel darah merah pada sumsum tulang. Efek yang dihasilkan berupa tubuh merasa lemas dan akan rentan terserang infeksi.

Sebenarnya ketika sel plasma mengalami kerusakan, antibodi dalam tubuh tetap akan diproduksi. Namun antibodi yang dihasilkan ini tidak akan berperan seperti sedia kala (protein M atau protein monoklonal). Justru protein M ini akan membuat organ-organ di alam tubuh rusak. Contohya pada organ ginjal, hati, dan sebagainya. Alhasil paraprotein akan tumbuh dan berkembang seiringnya waktu. Meskipun penyakit ini memiliki sifat yang sama pada penderita kanker, tapi myeloma tidak akan membentuk tumor atau jaringan baru.

Selain anda tahu mengenai penyebab umum sklerosis multipel, tak salah jika anda memahami faktor-faktor yang menjadi risiko penderita MS. Faktor-faktor yang mampu memperbesar peluang seseorang terjangkit penyakit ini berdasarkan kutipan dari hellosehat.com, antara lain:

1. Obesitas
Obesitas atau berat badan berlebihan pada seseorang mampu meningkatkan peluang berkembangnya sel kanker pada tubuhnya, walaupun itu myeloma.

2. Usia
Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwasannya peluang tertinggi ditemukan pada pasien dewasa sekitar 40 – 60 tahun ke atas. Ada beberapa kasus di mana MS menjangkit pasien berusia di bawah 40 tahun, bahkan 20 tahun namun itu sangat rendah peluangnya.

3. Adanya Paparan Terhadap Radiasi
Penyakit ini akan menyerang seseorang yang sering terkena paparan sinar radiasi pada waktu yang lama. Misalnya bertugas pada daerah lingkungan khusus.

4. Mempunyai Sistem Imun Yang Buruk
Biasanya orang yang telah usai melakukan pengobatan, seperti transplantasi organ akan terasa lemah. Hal ini tentu akan membuat sistem kekebalan (imun) tubuh akan melemah juga sehingga peluang terdampaknya myeloma akan semakin besar. Tak hanya pasien yang telah melakukan transplantasi atau pembedahan lainnya, ternyata penderita HIV juga mempunyai sistem imun tubuh yang lemah. Alhasil peluang terkena MS juga tinggi. 

5. Jenis Kelamin
Meskipun penyakit ini belum ditemukan penyebabnya namun sebagian besar pasien berjenis kelamin wanita.

6. Riwayat Genetika
Jika dalam keluarga anda ternyata ada salah satu orang yang sedang atau pernah menderita penyakit ini maka anda mempunyai peluang besar antara 2 hingga 3 kali lebih besar untuk mengalaminya juga. Dilansir dari artikel halodoc.com, sekitar 2 – 3% dari semua pasien MS mempunyai anggota keluarga yang menderita penyakit serupa.

7. Ras
Orang berkulit putih memiliki peluang lebih dari dua kali lipat daripada orang berkulit hitam.

Itulah beberapa penyebab dan faktor risiko dari penyakit ini. Sesuai dengan penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli, risiko penyakit ini dapat diminimalisir dengan tidak lagi merokok, mengonsumsi makanan kaya akan vitamin D, dan rutin berkonsultasi dengan dokter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar