Rabu, 31 Juli 2019

Surat Perjanjian Kontrak Rumah, Penting Gak Sih?


Apa pentingnya surat perjanjian kontrak rumah ? mungkin ini pertanyaan yang sering diutarakan oleh banyak kontraktor alias yang sering kontrak rumah, karena belum mampu membayar DP rumah sendiri atau karena faktor lainnya. Sebenarnya penting gak sih surat perjanjian kontrak rumah? Atau hanya perlu perjanjian lisan antara si pemilik rumah dan yang ingin mengontrak?

Biasanya sih, proses sewa-menyewa rumah dilakukan secara cepat. Kadang juga atas dasar saling percaya dan diperkenalkan oleh orang lain yang sudah kenal dengan pemilik rumah. Ini seringkali jadi celah dengan tidak adanya surat perjanjian kontrak rumah, dan hanya sekadar proses penyerahan uang dan kesepakatan sewa berjangka waktu tertentu, misalnya untuk 1 tahun, 2 tahun atau minimal 6 bulan.

Padahal, sewa rumah sama juga kok dengan jual beli. Kita perlu ikatan hukum yang jelas dan adanya perjanjian secara fisik yang dipegang oleh kedua belah pihak. Sebab ada risiko lain yang bisa jadi terjadi selama masa sewa yang dapat menimpa pemilik, penyewa maupun rumah yang disewakan. 

Apa Pentinnya Perjanjian Kontrak Rumah


Surat perjanjian kontrak rumah penting untuk dibuat sebagai pegangan hukum yang jelas atas status rumah yang ditinggali. Banyak loh, kasus rumah sewa yang diambil alih oleh pemilik sebelum habis masa sewanya karena banyak alasan. Contoh yang paling banyak terjadi adalah keinginan pemilik untuk menjual rumahnya sebelum masa sewa berakhir. Tanpa adanya surat perjanjian, bisa jadi si penyewa tidak dapat berbuat apa-apa dan menuntut apapun dari kejadian tersebut.

Begitu juga misalnya saat si penyewa sudah membayarkan uang sewa dalam jumlah besar, namun ternyata kondisi rumah tak seperti yang dijanjikan pemilik. Plafon yang bocor, airnya tidak mengalir, dan kondisi buruk lainnya bisa jadi terjadi ketika penyewa memasuki rumah.

Dengan adanya surat perjanjian kontrak rumah, kedua belah pihak lebih terlindungi secara hukum dan terhindar dari pelanggaran yang dapat terjadi. Sehingga jika salah satu pihak tidak menjalankan kewajibannya, maka pihak yang dirugikan berhak menuntut.

Isi surat Perjanjian Kontrak Rumah


Isinya apa saja sih? Tergantung poin-poin yang bisa disepakati, Bisa soal masa sewa, atau kondisi perbaikan yang akan ditanggung oleh pihak mana. Intinya, surat perjanjian kontrak rumah bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kedua belah pihaknya yang sedang berurusan. Nah, untuk lebih lengkap bisa menuju https://artikel.rumah123.com/, di sana penjelasan dan tata caranya bisa kamu jadikan panduan untuk membuat surat perjanjian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar