Jumat, 12 Juli 2019

Pauzal Bahri, Sang Inventor Kaki Palsu dari Sabut Kelapa

Banyak orang yang lupa bagaimana caranya bangkit dari musibah yang menimpanya, namun hal tersebut tak berlaku bagi Pauzal Bahri. Pemuda berusia 33 tahun yang berasal dari Lombok ini, berhasil bangkit dari musibah kecelakaan yang membuatnya harus kehilangan kaki kirinya. Semangatnya untuk bangkit, memicunya berprestasi dengan menciptakan kaki palsunya sendiri.

Bahri

  
Titik Balik Kehidupan Ojan yang Harus Kehilangan Kaki Kirinya
Ojan, panggilan akrab Pauzal Bahri, harus menelan kenyataan pahit pada tahun 2006 silam. Kecelakaan tragis yang hampir merenggut nyawanya, membuatnya harus rela kehilangan kaki kirinya sepanjang 15 sentimeter. Selama 1 tahun, Ojan yang kala itu masih berusia 20 tahun, hanya berdiam diri saja di rumah. Aktivitas yang ia lakukan hanyalah tidur, makan, dan menonton TV. 

Keterbatasan biaya untuk membeli kaki palsulah yang akhirnya mengantarkan Ojan hingga ke titik ini. Orang tuanya yang hanya bekerja sebagai petani, tak mampu untuk membelikannya kaki palsu dari saku sendiri. Berbekal pengalaman menonton kartun Tom and Jerry, di mana tokoh kucingnya menyambung kakinya dengan pipa besi, Ojan bertekad membuat ‘kaki’-nya sendiri. 

Kaki Palsu Sabut Kepala Jadikan Ojan Inventor Terbaik TTG 
Perjalanan Ojan untuk bisa mendapatkan kaki palsu bukannya tidak berliku. Terbukti, ada beragam bahan yang dicobakan Ojan sebagai bahan baku kaki palsunya. Ojan pernah mencoba membuat kaki palsu dari pipa, batang pisang, fiber, dan juga serabut bambu. Namun akhirnya, pilihan terakhir dijatuhkan Ojan pada sabut kelapa, sebagai bahan baku kaki palsu yang dibuatnya. 

Ojan memilih sabut kelapa sebagai bahan baku kaki palsunya, karena daya tahan dan kelenturan sabut kelapa tak menyakitkan bagi penggunanya. Kaki palsu buatannya ini juga, yang akhirnya berhasil membawanya meraih berbagai penghargaan. Salah satu penghargaan yang diterimanya adalah sebagai juara ketiga inventor terbaik se Indonesia, di ajang Teknologi Tepat Guna Nasional. 

Bertekad untuk membantu orang lain bisa berjalan lagi sepertinya, Ojan pun membuka pemesanan kaki palsu. Bagi mereka yang tak memiliki uang, Ojan bahkan membuatkan kaki palsu secara gratis. Sampai saat ini, sudah lebih dari 100 kaki palsu yang diproduksi oleh Ojan. Semuanya dilakukan, karena ia merasa hidup yang sebenarnya adalah saat ia bisa bermanfaat bagi orang lain. 

Saatnya Mengapresiasi Ojan Atas Inovasinya Bagi Kaum Difabel
Kaki palsu ciptaan Ojan, sudah terbukti sangat bermanfaat tak hanya untuk dirinya, namun juga orang lain yang membutuhkan. Oleh karena itu, tak salah kiranya jika Ojan dikatakan sebagai sosok yang menginspirasi. Sebagai bentuk apresiasi atas temuannya ini, tentu sangat bagus jika Ojan bisa berangkat umroh lewat program berlipatnya berkah yang dipersembahkan oleh Allianz. 

Allianz terbukti bermanfaat bagi banyak orang. Fiturnya yang juga sangat membantu orang yang kekurangan adalah asuransi wakaf. Asuransi wakaf Allianz memungkinkan Anda memproteksi diri, sekaligus membantu kehidupan mereka yang kekurangan. Dana yang diwakafkan, bisa digunakan untuk membantu Ojan memproduksi lebih banyak lagi kaki palsu gratis. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar